25 6 / 2014

ibtasem:

Do not tell me
that crying is a
sign of weakness.

If I can use water
to keep my body
free from dirt,

then I can also
shed tears to
remove the burden
from my soul.

(via thebeautyofislam)

08 5 / 2014

karenapuisiituindah:

image

Aku tahu,
mungkin cinta sempat terlupa untuk bertahan,
dan meninggalkanmu sendirian.

Namun cinta yang sekarang,
adalah cinta yang benar.

: Ia jera untuk meninggalkan separuh hatinya sendirian.

Maka lihatlah ia sekali lagi,
dan yakini hatimu untuk menerima,
bahwa tak ada yang benar-benar sempurna.

Hanya saja aku percaya,
aku mampu berusaha
untuk lebih menyempurnakan cinta kita.

Maka kumohon terimalah,
sekarang aku kembali,
aku pulang,

: untuk merekatkan kembali serpihan-serpihan kasih sayang.

Tangerang, 30 juli 2012

- Tia Setiawati Priatna

08 5 / 2014

karenapuisiituindah:

Berada di depanku bukan berarti memimpin.
Itulah kau, yang kuharap mampu membimbing.

Berada di sampingku bukan berarti harus menggiring.
Itulah kau, yang kuharap mampu berjalan seiring.

Dan berada di belakangku bukan berarti hanya mengikuti.
Inilah aku, yang siap melayani.

Lalu pada akhirnya,
inilah kita, yang setia pada sebenar-benarnya cinta.

Tangerang, 28 Juli 2012

- Tia Setiawati Priatna

08 5 / 2014

"Untuk cinta yang baik-baik saja, bersyukurlah. Untuk cinta yang banyak cobaannya, berjuanglah. Apapun itu, bertahanlah. Jangan buru-buru memutuskan untuk kalah."

Tia Setiawati Pakualam (via karenapuisiituindah)

(via karenapuisiituindah)

01 4 / 2014

17 3 / 2014

Hadeuuuhhh… Emang beginih sekarang ceritanya…

Hadeuuuhhh… Emang beginih sekarang ceritanya…

(Source: rifkihidayat, via latuphi)

27 2 / 2014


Tayangan sampah – View on Path.

Bener bangettt nihhh… Banyak Tayangan sampah…

Tayangan sampah – View on Path.

Bener bangettt nihhh… Banyak Tayangan sampah…

(Source: rifkihidayat, via siiratriani)

27 2 / 2014

hilmazahra:

Kepribadian seseorang bisa dinilai dari caranya makan tahu dan cabe, contohnya:

KONSERVATIF:
Gigit tahu dulu, baru gigit cabe.

PROGRESIF:
Gigit cabe dulu, baru gigit tahu.

SPEKULATIF:
Begitu menemukan cabe langsung main gigit dengan harapan di dekat situ pasti ada tahu.

IMAJINATIF:
Belum gigit cabe sudah merasa kepedesan.

OPTIMIS:
Yakin dan percaya tahu akan segera muncul, …. sambil nunggu kunyah cabe dulu….

PERMISIF:
Tahu dan cabenya dimakan orang, diam saja.

MASOKIS:
Makan cabe 10 biji tidak pakai tahu.

OBSESIF-KOMPULSIF:
Sebelum makan dihitung dulu biar yakin jumlah tahunya sama dengan jumlah cabenya.

DRAMATIS:
Setelah makan tahu pakai cabe langsung menangis kepedasan, lalu merangkak sambil meratap histeris ke dispenser air.

EKSIBISIONIS:
Sebelum makan bilang dulu ke orang sebelah, “Lihat nih saya mau makan tahu pake cabe!”.

KAPITALIS:
Tahunya dimakan, biji cabenya ditanam supaya nanti kalau tumbuh bisa dijual, uangnya buat beli tahu.

FANATIK:
Kalau bertemu orang yang cara makan tahunya berbeda, langsung dihajar.

KRITIS:
Selalu bertanya, “Kenapa kita harus makan tahu pakai cabe bukan pakai Rhemason? Kan sama pedasnya?”

Hahahaha… Kalo saya biasanya makan tahu dulu baru diselingin cabenya… Asal jangan cabe-cabean ajaaaaa… Wkwkwk

27 2 / 2014

21 2 / 2014

"Seorang lelaki minimal harus bisa masak 3 macam masakan.
Masakan pertama adalah Indomie, gunanya adalah untuk bertahan hidup di perantauan ketika dompet ditimpa adzab.
Masakan kedua adalah masakan favourite istri, gunanya adalah buat nyogok istri disaat istri lagi manyun supaya tersenyum lagi.
Masakan ketiga adalah masakan mama yang paling disenangi, gunanya adalah ketika mama udah gak ada, ada obat kangen."